- Tindakan keamanan dilakukan secara tidak terstruktur tanpa framework yang terintegrasi dan terdokumentasi.
- Klien (terutama B2B) menolak bekerja sama karena kurangnya jaminan pihak ketiga mengenai perlindungan data.
- Ketidakmampuan mendefinisikan batas sistem yang jelas, mengakibatkan biaya audit membengkak atau kegagalan fokus.
- Sertifikasi didapat, namun sistem tidak diperbarui sesuai perubahan risiko (2022 update).
.











